Title
Now showing items 1151-1155 of 1607
PENGUKURAN BEBAN KERJA KARYAWAN MENGGUNAKAN METODE WORK SAMPLING ( Studi Kasus Di CV. Kotama Shoes Kota Medan )
Muhtadi () 2022Tenaga kerja berperan penting dalam jalannya roda usaha suatu industri, produktivitas tenaga kerja yang baik sangat dibutuhkan dalam melaksanakan setiap proses yang berjalan pada suatu perusahaan. Salah satu kendala yang mempengaruhi performa para pekerja yaitu beban kerja yang dialami oleh setiap karyawan. CV. Kotama Shoes adalah salah satu perusahaan pembuatan produksi sepatu dan juga sebagai toko penjualan sepatu, bahkan distributor sepatu terbaik di Indonesia yang beralamat di Medan. CV. Kotama Shoes sendiri memiliki tujuh stasiun yaitu stasiun pembuatan pola, stasiun pemotongan, stasiun penjahitan, stasiun pengeleman, stasiun pengepresan, stasiun pengesolan, dan stasiun finishing. Dari tujuh stasiun tersebut, ada salah satu stasiun yang mengalami permasalahan berkaitan dengan proses produksinya yaitu stasiun pengeleman. Dimana para pekerjanya seringkali mengalami kerja lembur agar dapat mencapai hasil produksi yang telah ditargetkan oleh perusahaan. Tingginya beban kerja yang dialami oleh pekerja di stasiun tersebut disebabkan karena adanya ketidakseimbangan beben kerja pada tiap stasiun kerja. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan waktu baku, dan menentukan persantase produktivitas beban kerja pada stasiun pengeleman dengan menggunakan metode work sampling. Metode work sampling yaitu suatu teknik untuk mengadakan sejumlah pengamatan terhadap aktivitas kerja dari operator. Pengamatan kegiatan kerja untuk selang waktu yang diambil secara acak terhadap satu pekerja atau lebih lalu mencatatnya apakah kegiatan pekerja dalam keadaan produktif atau tidak produktif. Dari pengolahan data didapat waktu baku yang diperlukan untuk menghasilkan satu buah sepatu adalah 5,62 menit. Beban kerja yang didapat karyawan pada stasiun pengeleman adalah sebesar 83,87%. Dengan demikian, persentase produktivitas lebih dari 75% terlalu berat bagi karyawan dalam melaksanan pekerjaannya. Kata Kunci : Beban Kerja, Waktu Baku, Work Sampling.
PENGUKURAN KINERJA DENGAN METODE KEY PERFORMANCE INDICATOR (KPI) (STUDI KASUS AKBAR JAYA BAKERY)
Sibarani, Roy D.T () 2023Pengukuran kinerja adalah salah satu metode yang digunakan untuk memantau perkembangan organisasi maupun perusahaan dalam rangka mempertahankan daya saing yang dimiliki perusahaan. UKM Akbar jaya bakery merupakan salah satu industri yang berdiri sejak tahun 2001, berlokasi dikota medan yang bergerak dibidang industri roti dan kue, dengan jumlah karyawan tetap sebanyak 8 orang dengan tingkat produksi yang cukup tinggi dan waktu rentang pemesanan yang cukup pendek. permasalahan dalam penelitian ini adalah tidak tercapainya kapasitas produksi harian yang telah direncanakan yang disebapkan oleh kinerja karyawan yang tidak stabil dalam dalam setiap proses produksi. key performance indicator (KPI) atau indikator kinerja utama adalah serangkaian indikator kunci yang bersifat terukur dan memberikan informasi sejauh mana sasaran strategi yang dibebankan kepada suatu peerusahaan sudah berhasil dicapai. Sebuah perusahaan yang menggunakan KPI akan mempermudah perusahaan dalam mengukur atau mengevaluasi kinerja karyawan serta dapat mengurangi unsur subyektivitas karena penilaian karyawan diukue secara lebih obyektive. Tujuan dari penelitian ini adalah mengoptimalkan tingkat pengukuran kinerja karyawan akbar jaya bakery agar memenuhi target produksi harian menggunkan metode KPI. Berdasarkan analisa yang didapat dari UKM Akbar jaya bakery ditahun 2022 dan 2023 maka didapat bahwa tahun 2023 hanya mengalami peningkatan diakibatkan persentase pemenuhan permintaan yang ditahun sebelumnya, masih sangant signifikan maka diperlukan strategi untuk meningkatkan kinerja karyawan yaitu dengan memberikan reward atau bonus, memenuhi hak karyawan, lebih memberikan pelatihan atau training, menjalin kekrapan pemilik terhadap karyawan, serta penilaian kinerja yang transparan terhadap karyawan. Dari pengukuran kinerja dengan metode key performance indicator dapat disimpulkan bahwa melalui metode key performance indicator terbentuk ada sebanyak 9 indikator penilaian kinerja yang akan menjadi acuan pada penentuan key performance indikator dalam pengukuiran kinerja karyawan yaitu : Pemenuhan permintaan, Pengurangan Waste, Pengoptimalan biaya bahan, Efisiensi terhadap pengunaan bahan baku (tepung), Mengikuti Pelatihan, SDM yang memiliki keahlian, Penambahan Alat Produksi, Peningkatan jenis kue, Ketepatan waktu. Berdasarkan pada penelitian ini hanya 4 indikator yang paling diprioritaskan dalam meningkatkan kinerja karyawan yaitu Efisiensi terhadap pengunaan bahan baku (tepung) dengan nilai hasil 125%, SDM yang memiliki keahlian dengan nilai hasil 100%, penambahan alat produksi 166%, dan Peningkatan jenis kue dengan nilai hasil 200%. Kata kunci : Pengukuran Kinerja, Kinerja Karyawan, Key Performance Indicator.
PENILAIAN KINERJA MENGGUNAKAN METODE PROFILE MATCHING SEBAGAI PENDUKUNG KEPUTUSAN PEMILIHAN GURU TERBAIK (STUDI KASUS : SMK PAB 2 HELVETIA)
Al Hafiz, Fachry () 2022Guru merupakan tonggak awal dari terciptanya suatu bangsa dengan generasi muda yang bermutu, baik di bidang akademik maupun non akademik. Untuk menentukan atau memilih guru terbaik, maka dibuatlah sistem pendukung keputusan pemilihan guru terbaik untuk mengapresiasi prestasi kerja yang telah dilakukan selama menjadi tenaga pengajar, serta diharapkan akan menambah motivasi agar guru lebih meningkatkan kinerjanya. Untuk itu diperlukan sistem pendukung keputusan yang dapat menganalisa beberapa guru yang sesuai dengan profile pemilihan guru yang ada. Proses Profile Matching dilakukan untuk menentukan rekomendasi guru dalam Sistem Pemilihan Guru Terbaik berdasar pada 3 variabel yaitu aspek intelektual, aspek sikap kerja dan aspek umum. Hasil dari proses seleksi berupa skor akhir guru sebagai rekomendasi bagi pengambil keputusan untuk memilih guru yang cocok pada pemilihan guru terbaik. Kata Kunci : SPK, Profile Matching, Best Teacher Selection
PENILAIAN POSTUR KERJA DENGAN METODE REBA PADA UD. BINTANG TERANG ROTI KETAWA
Marpaung, Tommy Abadi Putra () 2023Fasilitas kerja merupakan suatu sistem kerja yang saling berhubungan pada setiap bagian-bagian yang ada didalamnya, penggunaan fasilitas kerja yang tidak ergonomi banyak ditemukan pada UMKM( Usaha Mikro Kecil Menengah ) sehingga dapat menurunkan tingkat produktivitas karyawan dikarenakan posisi kerja yang salah, cara kerja yang salah dan sikap kerja yang salah sehingga berpengaruh pada tingkat produktivitas para pekerja dalam melakukan pekerjaannya. Pada bagian pengepresan adonan dan pemotongan adonan di UD. Bintang Terang Roti Ketawa menjadi pusat perhatian peneliti dikarenakan terdapat penggunaan alat pemotong manual (pasau Catter) serta ketidaksesuaian dimensi tubuh dengan fasilitas kerja yang digunakan oleh pekerja yang mengakibatkan banyak keluhan-keluhan pekerja yang diliat dari hasil kuesioner body map yang diberikan pada pekerja serta tingkat kecelakaan kerja timggi. Karena itu peneliti melakukan rancangan ulang fasilitas untuk mengurangi keluhan dan tingkat kecelakaan kerja dengan menggunakan metode Rapid Entire Body Assessment (REBA) dan dengan pengukuran Data Antropometri pekerja. Perhitungan REBA pada proses pengepresan adonan grup A skor akhir 7, grup B skor akhir 6 dan table C skor akhir 9, perhitungan REBA pada proses pemotongan adonan grup A 8, grup B 6 dan table C 10, dari kedua perhitungan tersebut didapatkan hasil yang tinggi atau segera dilakukan perbaikan,penggunaan alat manual akan diganti dengan alat mekanik yang baru yang sangat aman dan mudah digunakan serta menambah tingkat produktivitas pekerja, perancangan fasilitas kerja dilakukan dengan menggunakan data antropometri para pekerja menggunakan persentil 50 dan persentil 90 dan Untuk mendapatkan fasilitas yang ergonomi peneliti menggunakan perhitungan uji normalitas,uji kecukupan data dan uji keseragaman data dan hasil perhitungan tersebut merupakan ukuran dalam perancangan fasilitas kerja ergonomi. Kata kunci : Fasilitas Kerja, UMKM, REBA, Antropometri
PENINGKATAN HYPERPARAMETER TUNING MENGGUNAKAN GRID SEARCH CV PADA ALGORITMA RANDOM FOREST DALAM MELAKUKAN PREDIKSI GAJI KARYAWAN
Tanjung, Muammar Al Habib () 2024Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kinerja algoritma Random Forest dalam melakukan prediksi gaji karyawan melalui peningkatan metode penyetelan hiperparameter menggunakan GridSearchCV. Metode ini dimaksudkan untuk mengoptimalkan parameter- parameter kritis dalam algoritma Random Forest guna meningkatkan akurasi prediksi gaji karyawan. Penelitian ini menggunakan dataset yang mencakup berbagai fitur terkait karyawan, seperti pendidikan, pengalaman kerja, dan lainnya. Melalui eksperimen yang dilakukan, hasil menunjukkan bahwa dengan menggunakan GridSearchCV untuk penyetelan hiperparameter, kinerja algoritma Random Forest dalam memprediksi gaji karyawan dapat ditingkatkan secara signifikan dibandingkan dengan pendekatan penyetelanmanual. Hasil dari penelitian ini Dengan melakukan percobaan iterasi 125 maka didapat jumlah MSE terkecil pada iterasi 125 dengan kombinasi pencarian model menggunakan learning rate 0,01, batch size 100, epoch hidden state 512 dan windows size 30 dan Terdapathasil dari perhitungan tingkat error MSE mendapatkan hasil 0.8730706456934657. Penemuan ini memberikan kontribusi penting dalam meningkatkan efektivitas model prediksi gaji karyawan dan memiliki implikasi praktis dalam konteks manajemen sumber daya manusia. Kata kunci : Random forest, gaji, prediksi, karyawan, hyperparameter