Submit Dates

Jump to a point in the index:
Now showing items 1381-1385 of 1607

PENGARUH PANAS FILAMEN 3D PRINTING TERHADAP KEKASARAN PERMUKAAN DAN AKURASI DIMENSI

Ramadhan, Fajar () 2023

Aplikasi kemajuan teknologi printer 3D membagikan kemudahan untuk designer serta regu pengembangan konsep untuk memproduksi komponen serta model konsep memakai printer 3D. 3D Printing adalah alat yang dapat memproses pembuatan serangkaian objek dengan menempatkan lapisan-lapisan tipis yang dibentuk secara berurutan sesuai dengan bentuk yang diinginkan. FDM merupakan teknik 3D Printing untuk mencetak produk menggunakan filamen sebagai material..Teknologi FDM (Fused Deposition Modelling) merupakan salah satu teknologi untuk membuat objek 3D. 3D printing sering disebut sebagai teknologi terbaru yang akan mampu mengubah dunia. Namun teknologi FDM memiliki kelemahan karena teknologi ini menggunakan proses bangunan per lapis membuat permukaan yang dihasilkan terlihat memiliki garis yang menunjukan batas antar layer sehingga mempengaruhi kekasaran pada permukaan spesimen. Dalam pembahasan ini peneliti menggunakan desain eksperimen Metode Taguchi dengan rancangan desain L9 Orthogonal Array dengan tiga faktor dan tiga level. Analisis Signal to Noise Ratio SNR untuk mengetahui parameter yang optimum pada Akurasi Dimensi Dan Kekasaran Permukaan filamen ABS. Parameter proses yang akan digunakan dalam penelitian ini yaitu Suhu Nozzle (°C), Kecepatan Print (mm/s),Suhu Bed (°C).Paramater yang optimal dalam akurasi dimensi yaitu Suhu Nozzle (237°C), Kecepatan Print (42mm/s), Suhu Bed (92°C).Dan di Kekasaran Permukaan Parameter yang optimal yaitu Suhu Nozzle (240°C), Kecepatan Print (45mm/s), Suhu Bed (105°C). Kata Kunci: Acrylonitrile butadine styrene (ABS) Akurasi dimensi dan kekasaran permukaan, Fused Deposition Modelling (FDM), Metode Taguchi, 3D Printing

Analisis Pengaruh Panas dan Beban terhadap Kerusakan Traveling Grate pada Boiler Di PLTU Tembilahan 2x7 MW

sandi saputra1, siswo pranoto2, settingsyopan rahmad aldori1, syurkarni ali3, junaidi4, andri herlambang5, muhammad yusuf r.siahaan1, muhammad idris1* () 2023

Rack grate adalah komponen yang tersusun dari jalinan rack clip dan rack bone yang berfungsi sebagai media penampang tempat jatuhnya hasil lontaran, dan tempat pembakaran batubara di boiler. Sebagai bagian dari komponen utama, rack grate bisa dikatakan sebagai salah satu komponen penjamin keberhasilan pembakaran pada boiler. Kerusakan pada komponen ini tentunya akan mengganggu kelancaran operasi boiler. Selain mengharuskan boiler harus padam saat perbaikan, tidak beroperasinya boiler membuat proses produksisteam di PLTU menjadi tidak mungkin dan akhirnya proses pembangkitan listrik tidak dapat dilakukan seperti biasa. Kerusakan pada komponen rack grate memiliki tipe deformasi plastis dengan beban variabel dan panas yang fluktuatif, yang berarti tegangan termal pada sistem telah mencapai titik tegangan leleh. Untuk mengetahui akar penyebab kerusakan komponen ini secara cepat dan tepat, analisis hasil implementasi software engineering dalam hal ini Ansys Workbench, dan perbandingan data operasi yang sebenarnya, dan desain data adalah pilihan terbaik. Terakhir, dengan mengevaluasi nilai optimum temperature, equivalent stress dan strain, total deformation, nilai parameter proses input dapat dikontrol hingga nilai yang diinginkan, hasilnya konsentrasi tegangan yang terjadi lebih sedikit, sehingga kerusakan benda kerja dapat dikurangi atau bahkan dihilangkan

SIMULASI PENGOLAHAN KACANG SIHOBUK UNTUK MENINGKATKAN EFEKTIFITAS MENGGUNAKAN APLIKASI PROMODEL

Matondang, Epen Sahat Martua () 2023

Permasalahan yang sering muncul yaitu terjadi nya kondisi Blocking Pada lokasi Vacuum dan sangray,dimana barang sudah selesai di proses di lokasi pendinginan tetapi harus menunggu di lokasi tersebut karena lokasi packaging belum selesai memproduksi produk yang ada.Oleh karena itu,diperlukan sebuah rekayasa simulasi sistem produksi.Dengan membuat simulasi proses produksi untuk mengetahui lokasi munculnya permasalah tersebut,kemudian dari hasil simulasi dapat dilakukan simulasi perbaikan(rekayasa) yang diharapkan dapat mengatasi masalah blocking.Penelitian ini termasuk jenis penelitian deskritif kuantatif yang melibatkan peristiwa,situasi,dan juga kondisi yang sesungguhnya.Software promodel sebagai alat untuk membuat rekayasa simulasi,dan dari hasil simulasi di dapat di lihat hasil perhitungan proses kacang sihobuk.Pada lokasi sangray dan packaging mengalami proses bloking yang lumayan tinggi,yakni 7,49% untuk proses sangray dan 22,93% untuk lokasi packaging.Hasil dari simulasi ini masih kurang baik dan kurang efektivitas.Maka dilakukan sebuah rekayasa proses produksi dengan cara menambah jumlah mesin pada lokasi packaging yang awalnya 1 unit menjadi 2 unit agar mengurangi proses bloking yang terjadi.Dari hasil penelitian dengan dilakukan nya simulasi produksi dapat diketehui status dan keadaan tiap-tiap lokasi kerja,dan masalah yang timbul pada saat proses produksi.Hasil perbaikan rekayasa simulasi proses produksi diketahui terjadinya peningkat kinerja sistem produksi,dimana peningkatkan yang terjadi dapat di lihat dari keadaan bloking yang sudah teratasi serta pengoptimalan sistem kerja.Dengan dilakukan nya penambahan mesin pada lokasi packaging,waktu produksi menjadi lebih cepat sehingga efektivitas lebih meningkat.Rekayasa proses produksi ini dapat di terapkan untuk mencapai efektivitas kerja yang lebih baik dikarenakan hasil output membuktikan lebih baik dari sistem yang digunakan di lapangan. Kata kunci: Produksi,Rekayasa,Software promodel

PENILAIAN POSTUR KERJA DENGAN METODE REBA PADA UD. BINTANG TERANG ROTI KETAWA

Marpaung, Tommy Abadi Putra () 2023

Fasilitas kerja merupakan suatu sistem kerja yang saling berhubungan pada setiap bagian-bagian yang ada didalamnya, penggunaan fasilitas kerja yang tidak ergonomi banyak ditemukan pada UMKM( Usaha Mikro Kecil Menengah ) sehingga dapat menurunkan tingkat produktivitas karyawan dikarenakan posisi kerja yang salah, cara kerja yang salah dan sikap kerja yang salah sehingga berpengaruh pada tingkat produktivitas para pekerja dalam melakukan pekerjaannya. Pada bagian pengepresan adonan dan pemotongan adonan di UD. Bintang Terang Roti Ketawa menjadi pusat perhatian peneliti dikarenakan terdapat penggunaan alat pemotong manual (pasau Catter) serta ketidaksesuaian dimensi tubuh dengan fasilitas kerja yang digunakan oleh pekerja yang mengakibatkan banyak keluhan-keluhan pekerja yang diliat dari hasil kuesioner body map yang diberikan pada pekerja serta tingkat kecelakaan kerja timggi. Karena itu peneliti melakukan rancangan ulang fasilitas untuk mengurangi keluhan dan tingkat kecelakaan kerja dengan menggunakan metode Rapid Entire Body Assessment (REBA) dan dengan pengukuran Data Antropometri pekerja. Perhitungan REBA pada proses pengepresan adonan grup A skor akhir 7, grup B skor akhir 6 dan table C skor akhir 9, perhitungan REBA pada proses pemotongan adonan grup A 8, grup B 6 dan table C 10, dari kedua perhitungan tersebut didapatkan hasil yang tinggi atau segera dilakukan perbaikan,penggunaan alat manual akan diganti dengan alat mekanik yang baru yang sangat aman dan mudah digunakan serta menambah tingkat produktivitas pekerja, perancangan fasilitas kerja dilakukan dengan menggunakan data antropometri para pekerja menggunakan persentil 50 dan persentil 90 dan Untuk mendapatkan fasilitas yang ergonomi peneliti menggunakan perhitungan uji normalitas,uji kecukupan data dan uji keseragaman data dan hasil perhitungan tersebut merupakan ukuran dalam perancangan fasilitas kerja ergonomi. Kata kunci : Fasilitas Kerja, UMKM, REBA, Antropometri

ANALISA SISTEM INFORMASI AKUNTANSI PENYALURAN DANA PROGRAM KELUARGA HARAPAN DALAM UPAYA MENINGKATKAN AKUNTABILITAS (STUDI PELAKSANA PADA PROGRAM KELUARGA HARAPAN KECAMATAN TAPIAN DOLOK)

Nurhasanah () 2023

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh sistem informasi akuntansi terhadap penyaluran dana Program Keluarga Harapan (PKH) di Kecamatan Tapian Dolok dan mengevaluasi upaya peningkatan akuntabilitas dengan menggunakan aplikasi DTKS (Data Terpadu Kesejahteraan Sosial), SIKS- NG (Sistem Informasi Kesejahteraan Sosial-Next Generation) dan aplikasi e-SDM PKH. Metodologi penelitian menggunakan metode penelitian kualitatif yang melibatkan 2 Pendamping PKH, 1 orang Pegawai Kecamatan, dan 100 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) melalui wawancara mendalam, dokumentasi, dan observasi langsung selama proses penyaluran dana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan aplikasi DTKS, SIKS- NG dan aplikasi e-SDM PKH membantu para Pendamping PKH untuk mengontrol penyaluran dana PKH. Namun aplikasi SIKS-NG memiliki kekurangan yang hanya dapat diakses oleh Pendamping PKH, sehingga pihak lain tidak dapat mengakses aplikasi tersebut. Namun, penyaluran dana kepada keluarga penerima manfaat menurut subkategori PKH hampir tepat sasaran.